Penyeberangan TAA ke Bangka Kini Lebih Cepat, Aman, dan Nyaman

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:56:37 WIB
Penyeberangan TAA ke Bangka Kini Lebih Cepat, Aman, dan Nyaman

JAKARTA - Pelabuhan Tanjung Api-api (TAA) menjadi pintu utama masyarakat Sumatera Selatan menuju Pulau Bangka. 

Terletak di Pantai Timur Sumatra, pelabuhan ini berhadapan langsung dengan Selat Bangka dan berada di wilayah administrasi Kabupaten Banyuasin. Lokasinya yang strategis membuat TAA menjadi akses penting untuk mobilitas penumpang dan barang di kawasan Sumsel.

Pelabuhan ini dikenal karena fasilitas modern dan kapasitas penumpang yang besar. Infrastruktur TAA mendukung arus transportasi laut yang cepat dan aman. Pelabuhan juga menjadi penghubung vital bagi warga, wisatawan, serta kegiatan perdagangan antar pulau.

Sejak dibuka penuh, TAA menggantikan pelabuhan lama di Sungai Musi 35 Ilir, Palembang. Perjalanan yang sebelumnya bisa memakan waktu hingga 10 jam kini hanya 3–4 jam. Kecepatan dan kenyamanan ini membuat masyarakat lebih memilih menyeberang melalui TAA dibandingkan pelabuhan lain.

Jadwal Kapal dan Armada Penyeberangan

Keberangkatan kapal feri dari TAA menuju Muntok, Bangka, dijadwalkan setiap dua jam sekali. Pada hari tertentu, sepuluh armada disiapkan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang maupun kendaraan. Hal ini memastikan setiap warga maupun wisatawan dapat menyeberang tanpa harus menunggu lama.

Beberapa kapal yang melayani rute ini antara lain Dharma Kartika I, Wira Camelia, dan Munic XI. Armada lainnya mencakup Madani, Dharma Kartika VIII, dan Dharma Kosala. Kapal tambahan seperti Mutis, Dharma Santosa, dan Andhika Nusantara juga siap beroperasi sesuai jadwal.

Pihak pelabuhan mengingatkan bahwa jadwal bisa berubah sewaktu-waktu. Faktor cuaca buruk atau gelombang tinggi di Selat Bangka dapat memengaruhi keberangkatan kapal. Oleh karena itu, penumpang disarankan selalu memeriksa informasi terbaru sebelum berangkat.

Tarif Penyeberangan dan Kategori Kendaraan

Tarif penyeberangan TAA ke Muntok, Bangka, disesuaikan dengan kategori penumpang dan jenis kendaraan. Penumpang dewasa dikenakan biaya Rp58.100 per orang, sementara bayi berusia 0–2 tahun hanya Rp7.400. Tarif ini mencakup fasilitas dasar dan layanan aman selama perjalanan.

Kategori kendaraan dibagi menjadi beberapa golongan untuk menyesuaikan ukuran dan kapasitas. Golongan 1 untuk sepeda, Golongan 2 untuk sepeda motor di bawah 500 cc, dan Golongan 3 untuk sepeda motor di atas 500 cc. Harga mulai dari Rp74.500 hingga Rp231.600 per unit, menyesuaikan tipe kendaraan yang dibawa.

Golongan 4 hingga 6 mencakup mobil penumpang, mobil barang, dan bus penumpang. Tarif berkisar dari Rp912.221 hingga Rp3.045.500, sesuai kapasitas dan ukuran kendaraan. Untuk kendaraan panjang lebih dari 10 meter, tarif mencapai Rp3.093.500 hingga Rp6.125.000.

Fasilitas dan Kenyamanan Penyeberangan

TAA dilengkapi fasilitas yang memadai untuk penumpang dan kendaraan. Area tunggu luas, tempat parkir aman, serta akses ke layanan makanan dan minuman tersedia. Hal ini menjadikan pelabuhan nyaman untuk transit maupun menunggu keberangkatan.

Selain itu, petugas pelabuhan selalu siap membantu penumpang. Layanan informasi, keamanan, dan pengecekan kendaraan dilakukan secara profesional. Keselamatan dan ketepatan waktu menjadi prioritas utama dalam operasional TAA.

Pelabuhan juga menyediakan ruang tunggu khusus bagi penumpang dengan kebutuhan khusus. Kemudahan akses bagi lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas membuat penyeberangan lebih inklusif. Dengan demikian, semua lapisan masyarakat dapat menikmati layanan transportasi laut yang nyaman.

Sejarah dan Transformasi Pelabuhan TAA

Pelabuhan TAA mulai beroperasi penuh pada 2007, menggantikan pelabuhan lama yang terkendala sedimentasi dan pasang surut. Transformasi ini memungkinkan penyeberangan ke Pulau Bangka menjadi lebih cepat dan efisien. Waktu tempuh yang dulunya 10 jam kini hanya membutuhkan 3–4 jam perjalanan.

Seiring waktu, pelabuhan terus mengalami peningkatan kapasitas. Penambahan armada, modernisasi fasilitas, dan pembaruan prosedur operasional mendukung kenyamanan dan keamanan penumpang. Hal ini membuat TAA menjadi pilihan utama masyarakat Sumatera Selatan untuk akses ke Bangka.

Pelabuhan TAA juga mendukung perkembangan pariwisata dan ekonomi regional. Mobilitas yang lancar mempermudah arus wisatawan dan distribusi barang antar pulau. Dengan fasilitas modern, lokasi strategis, dan tarif terjangkau, TAA kini menjadi simbol transportasi laut andal di Sumatera Selatan.

Terkini