JAKARTA - Polri secara resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) ASRI sebagai upaya untuk mewujudkan Gerakan ASRI (Aktif, Sehat, Ramah, dan Indah) di seluruh lingkungan kerja Polri.
Gerakan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, yang sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.
Gerakan ini juga mendukung Gerakan Indonesia ASRI yang lebih luas, yang merupakan inisiatif nasional untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan tertata rapi.
Tujuan Gerakan ASRI dalam Polri
Langkah pembentukan Satgas ASRI oleh Polri adalah tindak lanjut dari instruksi Presiden yang mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI. Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Polisi Johnny Eddizon Isir, gerakan ini memiliki tujuan penting untuk menumbuhkan kebiasaan hidup sehat dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan kerja di institusi kepolisian.
“Bapak Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, ingin menegaskan bahwa ASRI bukan hanya sekadar slogan. Pesan yang ingin ditegaskan adalah kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal-hal sederhana dan dari tempat kita bekerja setiap hari,” kata Irjen Johnny dalam keterangan resminya.
Polri menekankan bahwa penerapan prinsip ramah lingkungan harus dimulai dari dalam internal organisasi mereka. Oleh karena itu, langkah nyata yang diambil melalui gerakan ASRI ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk tidak hanya memberikan pelayanan publik yang efektif, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dan kelestarian lingkungan.
Peran Satgas ASRI dalam Polri
Satgas ASRI dibentuk untuk mengimplementasikan gerakan ini dari tingkat Mabes Polri hingga jajaran Polda, Polres, dan Polsek di seluruh Indonesia. Satgas ini dipimpin oleh Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Polisi Kalingga Raharja, yang bertugas sebagai ketua sekaligus penggerak utama pelaksanaan gerakan ASRI di seluruh unit Polri.
Irjen Johnny juga menambahkan bahwa keberhasilan dari gerakan ini sangat bergantung pada peran aktif setiap personel Polri dalam menjalankan prinsip ASRI di tempat kerja mereka.
"Gerakan ASRI bukan sekadar program simbolis, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja Polri sehari-hari," ujarnya.
Gerakan ASRI bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan anggota Polri mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kerja, serta untuk memperkuat citra Polri sebagai institusi yang peduli terhadap masyarakat dan lingkungan.
Langkah-Langkah Konkret dalam Gerakan ASRI
Untuk memastikan gerakan ASRI berjalan efektif, Polri telah menetapkan serangkaian petunjuk pelaksanaan yang wajib diikuti oleh seluruh jajaran. Beberapa langkah yang harus dilaksanakan oleh personel Polri antara lain:
1. Pembersihan lingkungan kerja: Setiap personel Polri wajib melakukan pembersihan lingkungan kerja satu jam sebelum memulai aktivitas kedinasan. Pembersihan ini dimulai dari ruang lingkup terkecil dan secara berkala di tingkat yang lebih besar.
2. Kerja bakti rutin: Setiap satuan kerja diwajibkan melaksanakan kerja bakti atau kurvei minimal satu kali dalam seminggu di area Mako (Markas Komando) dan lingkungan sekitarnya.
3. Sinergi dengan masyarakat: Secara periodik, Polri akan mengajak kelompok masyarakat untuk bersama-sama membersihkan fasilitas umum, sebagai bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kebersihan.
4. Langkah ramah lingkungan: Polri juga mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, serta penataan ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan.
Selain itu, pimpinan di setiap satuan kerja juga diharapkan aktif dalam menggerakkan seluruh personel untuk terlibat dalam kegiatan peduli lingkungan seperti kerja bakti, penanaman pohon, dan pengelolaan sampah yang lebih baik.
Hal ini bertujuan untuk menciptakan kebiasaan yang mendalam di seluruh jajaran Polri dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
Polri Sebagai Teladan dalam Pembangunan Berkelanjutan
Dengan diluncurkannya gerakan ASRI, Polri diharapkan dapat menjadi contoh terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Gerakan ini juga merupakan langkah konkret Polri dalam meningkatkan disiplin dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Melalui Gerakan ASRI Polri, diharapkan terbangun kesadaran kolektif seluruh insan Bhayangkara dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang disiplin, peduli, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tambah Irjen Johnny.
Gerakan ini mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan, sebagaimana ditekankan oleh Presiden. Dengan berbagai langkah ramah lingkungan yang telah dijalankan, Polri siap untuk menjadi contoh yang menginspirasi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan indah.